pnpmpalas -- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi
(DPDTT) berdasarkan data yang masuk hingga Selasa (31/3) telah mendata
sebanyak 13.818 orang yang siap menjadi pendamping desa.
"Sekarang 13.818 orang masih 'available' di kecamatan dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di 5.300 kecamatan. Jumlah kecamatan 7.100 jadi masih ada 800 kecamatan belum PNPM, salah satunya diisi oleh rekrutmen baru," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Suprayoga Hadi, di Jakarta, Selasa (31/3/2015). Ia mengatakan pendamping yang ada saat ini berasal dari mantan konsultan atau fasilitator di PNPM.
"Eks-PNPM nanti diperpanjang kontraknya, diperpanajng dalam pengakhiran PNPM sampai akhir empat bulan setelah itu mereka akan kita coba konversikan melalui penugasan baru sebagai pendamping desa," ujarnya.
Ia mengatakan dalam waktu dekat sekitar satu atau dua bulan ke depan pihaknya berencana akan merekrut tenaga pendamping baru.
"mungkin sekitar 32.000 lagi dan itu akan menjadi tambahan dari fasilitator ataupun pendamping di tingkat kecamatan yang nanti akan mendampingi desa secara langsung," tuturnya.
Ia mengatakan pendamping desa saat ini direncanakan berada di tingkat kecamatan untuk memantau sejumlah desa.
"Jadi, pendamping-pend amping desa nanti akan kita rekrut tahun depan, nah sekarang pendamping desa berada di kecamatan," ujarnya.
Ia mengatakan kebutuhan satu pendamping untuk satu desa akan terus diupayakan terpenuhi dengan perekrutan dalam memperoleh pendamping profesional.
"Sekarang satu orang bisa menangani 5-7 desa," katanya.
Suprayoga mengatakan perekrutan pendamping baru akan dibuka pada pertengahan April, yang kemungkinan pada minggu ketiga atau keempat pada bulan itu.
"Saat ini 13.818 pendamping sudah 'available' (siap), kita baru bisa online setelah selesai penandatanganan
'loan agreement' (perjanjian pinjaman) karena sampai sekarang
Kementerian Desa katakan ya belum sah mengelola PNPMN karena PNPM masih
di Kementerian Dalam Negeri. Nah, kita dalam waktu dekat akan melakukan
revisi terhadap 'loan agreement' targetnya pertengahan April baru itu
kita buka rekrutmen online minggu ketiga atau keempat," ujarnya.
Berdasarkan permintaan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pendamping yang lebih banyak maka Bank Dunia mencoba untuk menawarkan dana sisa pinjaman terkait PNPM yang ada bisa dimanfaatkan.
"Dari dana pinjaman yang ada menurut perhitungan Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional itu masih berjumlah sekitar US$290 juta itu kemudian kita akan manfaatkan untuk mendukung rekrutmen baru dari tenaga pendamping yang diperlukan kan banyak tadi sekitar 32.000," tuturnya.
Sumber : Antara
"Sekarang 13.818 orang masih 'available' di kecamatan dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di 5.300 kecamatan. Jumlah kecamatan 7.100 jadi masih ada 800 kecamatan belum PNPM, salah satunya diisi oleh rekrutmen baru," kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Suprayoga Hadi, di Jakarta, Selasa (31/3/2015). Ia mengatakan pendamping yang ada saat ini berasal dari mantan konsultan atau fasilitator di PNPM.
"Eks-PNPM nanti diperpanjang kontraknya, diperpanajng dalam pengakhiran PNPM sampai akhir empat bulan setelah itu mereka akan kita coba konversikan melalui penugasan baru sebagai pendamping desa," ujarnya.
Ia mengatakan dalam waktu dekat sekitar satu atau dua bulan ke depan pihaknya berencana akan merekrut tenaga pendamping baru.
"mungkin sekitar 32.000 lagi dan itu akan menjadi tambahan dari fasilitator ataupun pendamping di tingkat kecamatan yang nanti akan mendampingi desa secara langsung," tuturnya.
Ia mengatakan pendamping desa saat ini direncanakan berada di tingkat kecamatan untuk memantau sejumlah desa.
"Jadi, pendamping-pend
Ia mengatakan kebutuhan satu pendamping untuk satu desa akan terus diupayakan terpenuhi dengan perekrutan dalam memperoleh pendamping profesional.
"Sekarang satu orang bisa menangani 5-7 desa," katanya.
Suprayoga mengatakan perekrutan pendamping baru akan dibuka pada pertengahan April, yang kemungkinan pada minggu ketiga atau keempat pada bulan itu.
"Saat ini 13.818 pendamping sudah 'available' (siap), kita baru bisa online setelah selesai penandatanganan
Berdasarkan permintaan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pendamping yang lebih banyak maka Bank Dunia mencoba untuk menawarkan dana sisa pinjaman terkait PNPM yang ada bisa dimanfaatkan.
"Dari dana pinjaman yang ada menurut perhitungan Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional itu masih berjumlah sekitar US$290 juta itu kemudian kita akan manfaatkan untuk mendukung rekrutmen baru dari tenaga pendamping yang diperlukan kan banyak tadi sekitar 32.000," tuturnya.
Sumber : Antara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar