Foto Bersama Koorprov, Tim Faskab, camat, dan UPK
Dari Alokasi Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP)/ Dana Bergulir Rp. 46.733.759.600 tertunggak Rp. 2.451.212.441.
% Pengembalian SPP / Dana Bergulir 94%, minus 1% dari Target (95%)
% NPL 17% minus 7% dari Target (10%).
Upaya- upaya penanganan dan penyelesaian masalah tunggakan murni maupun tunggakan akibat penyelewengan dana, ada yang telah selesai dan berstatus proses, bahkan ada juga yang stagnan pada beberapa kelompok peminjam.
Berdasarkan hasil identifikasi tunggakan dan penyelewengan pada 6 (enam) kecamatan, total tunggakan penyelewengan dana SPP Kabupaten Padang Lawas adalah Rp. 311.938.000. Oknum yang berkasus ini beragam, mulai dari masyarakat, Ketua Kelompok, Bendaha Kelompok, Mantan Ketua TPK, Mantan Ketua UPK, bahkan Kepala Desa yang masih hidup maupun mantan Kepala Desa yang saat ini telah meninggal dunia. Alhamdulillah ahli waris bersedia menanggung jawabi tunggakan yang bersangkutan.
Adapun Modus yang dilakukan antara lain :
- Pengembalian anggota lunas namun tidak disetorkan oleh Bendahara / Ketua Kelompok/ mantan Ketua TPK pada UPK Kecamata
- Penggunaan nama beberapa anggota kelompok oleh ketua kelompok SPP untuk Pinjaman individu yang bersangkutan
- Meminta anggota untuk menyerahkan uang yang di terima dari UPK saat Pennyaluran Perguliran untuk kepentingan individu yang bersangkutan sehingga besar pinjaman anggota tidak sama dengan yang digunakan.
- Intervensi negatif
Supervisi Koordinator Provinsi RMC-I Sumatera Utara Bapak. Drs. H. Rusli Abdullah di Kabupaten Padang Lawas MEMPERCEPAT upaya penyelesaian yang telah dilakukan Tim Fasilitator Kabupaten (Faskab) sebelumnya.
Dengan komitmen bersama, pelaku-pelaku di kecamatan (Camat, PJOK, FK, FT, BP-UPK, BKAD, UPK, PL, dan tokoh masyarakat kelompok SPP) untuk percepatan penyelesaian tunggakan akibat penyelewengan dan i'tikad tidak baik (dilakukan perjanjian hitam diatas putih) dan keputusan penangguhan PENYALURAN DANA BLM KEGIATAN T.A 2014.
Sementara sampai minggu ke 4 (empat) Juni 2014, agar tunggakan tersebut dapat diselesaikan dan ada kemajuan progres penyelesaian.
Tindakan ini menjadi HARAPAN Pemberdayaan kelompok SPP dalam penyelesaian masalah dan teruwujdnya peningkatan transparansi dalam Kelompok SPP serta tercapainya visi PNPM- Mandiri Perdesaan yaitu Terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan rumah tangga kurang mampu / Peminjam SPP dan Dana Bergulir.
Salam Sikompak dan harapan Tim Faskab Padang Lawas Capaian KPI TRIWULAN berikutnya meningkat........ (Erni Novitri)
Dokumentasi Kunjungan Koorprov Sumatera Utara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar