Blog Informasi Implementasi Undang Undang Desa, Pendamping Desa dan Pemberdayaan Masyarakat.

Marwan Minta CSR Bangun Desa

www.pnpmpalas.tk
pnpmpalas -- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar meminta perusahaan-perusahaan peduli dan mendukung pembangunan desa. "Kami meminta kepada perusahaan untuk menggunakan dana tanggung jawab sosialnya atau CSR (Corporate Social Responsibility) untuk membangun desa," ujar Marwan Jafar saat berkunjung ke Tanjung Sari, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Desa Tanjung Sari merupakan desa yang terletak di kawasan industri Jababeka, namun sangat disayangkan kondisi infrastrukturnya sangat memprihatinkan. "Kami akan menegur perusahaan-perusahaan yang tidak peduli dengan lingkungannya," tambah dia. Kementerian Marwan Jafar menyebut pihaknya juga akan berkoordinasi dengan ke Kementerianan terkait. "Dana CSR harus diberikan kepada masyarakat setempat. Kita bangun komunikasi dan akan disiapkan payung hukumnya," terang politisi PKB yang aktif membangun desa itu.

Kementerian Marwan Jafar menegaskan bahwa perusahaan harus membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. "Kalau membawa dampak negatif, berarti pengelolaannya tidak bagus," ujar Marwan Jafar. Ketua RT 03 Desa Tanjung Sari, Rumsiah, mengatakan selain infrastruktur yang minim, desa juga mengalami permasalahan banjir, bau limbah, hingga minimnya fasilitas umum. "Kami tidak pernah mendapatkan bantuan apa-apa dari perusahaan," kata Rumsiah.

Padahal di kawasan Bekasi terdapat setidaknya 6.000 perusahaan yang beroperasi di wilayah itu. "Waktu saya kecil, tidak banjir. Tapi sejak banyak perusahaan di sekitar sini, langganan banjir tiap tahun. Bisa mencapai dua meter," lanjut Rumsiah. Rumsiah menjelaskan pihaknya acapkali melayangkan keluhan kepada perusahaan namun tidak pernah ditanggapi.

Kepala Desa Tanjung Sari, Pak Mandan, menjelaskan dirinya tak pernah putus asa untuk memajukan desa, meski perhatian baik dari pemerintah daerah dan perusahaan masih kurang. "Kami ingin tingkatkan kesejahteraan masyarakat. Seharusnya perusahaan yang bersinggungan hadir menjadi kebanggaan kami. Tolong dibantu semaksimal mungkin Pak Kementerian," harap Mandan.

Antaranews.com/Suryanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar