"Kalau selama ini banyak Kades minta direvisi pembagian dana desa 60 banding 40. Saya memperjuangkan agar bisa 90 dana desa dibagi merata untuk setiap desa yang ditampung dalam APBN dan dan sisanya 10 persen yang dibagi sesuai kriteria," ucap Marwan, dalam acara pengarahan para Kepala Desa se Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, di Balai Room BBPAP Pantai Kartini Jepara, Kamis (9/4).
Kementerian desa juga telah meminta dukungan Komisi II DPR untuk mendorong proses revisi PP 60 tahun 2014 itu. "Dalam minggu ini, DPR juga akan membentuk Panja Pengawasan Dana Desa, ini dilakukan untuk memastikan penyaluran dan pemanfaatan dana desa dapat berjalan maksimal dan efektif," terangnya.
Oleh karena itu, Marwan meminta kepada para Kepala Desa agar lebih bersabar menunggu penyaluran dana desa. Pasalnya, dana tersebut baru bisa disalurkan jika revisi PP 60 tahun 2014 selesai direvisi. “Harap sabar bapak-bapak. Saya pasti akan perjuangkan. Saya juga minta dukungan masyarakat desa dan do'a-kan agar sukses,” ujarnya. "Nanti kalau sudah direvisi PP-nya, kita salurkan. Sabar dulu, ini masih proses revisi. Tapi saya target sebelum akhir April revisi PP 60 tahun 2014 sudah selesai, sehingga para Kepala Desa bisa segera disalurkan," urai Marwan.
Menteri Marwan berharap, agar dana desa itu dapat dimaksimalkan untuk pembangunan desa masing-masing. “Agar Desa Mandiri yang menjadi cita-cita kita bersama segera tercapai," ujarnya. Masih menurutnya, selain dapat dimanfaatkan pembangunan desa, dana desa juga dapat dipergunakan untuk mengembankan desa masing-masing sesuai dengan potensi yang terdapat di desa tersebut. "Misalnya di Jepara ini ada pulau Karimun Jawa yang didalamnya terdapat 4 desa. Ini kalau setiap desanya bisa membangun wisata alam sebagai destinasi sungguh luar biasa," kata Menteri Marwan.
Dengan memunculkan potensi desa, Marwan berharap desa-desa di Indonesia akan lebih sejahtera. "Selain Desa Wisata, di Jepara ini juga ada Tenun Troso yang terletak di Desa Troso. Ini juga penting untuk dikelola dengan baik melalui Badan Usaha Milik Desa," terangnya.
Dengan adanya BUMDes, kita semua berharap kreatifitas yang menjadi potensi desa selama ini akan tumbuh dan berkembang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa setempat. "Atau bisa juga desa lain mendirikan BUMDes antar kawasan, ini saya harapkan dan saya berkomitmen untuk akan mendorong melalui program-program yang ada Kementerian Desa," tutup Menteri Marwan.
infoKemendes
Tidak ada komentar:
Posting Komentar